♥ inspirational ♥

Enjoy the moment
Yesterday is gone,
Never to be experienced again;
Tomorrow is uncertain,
A candle that burns unseen.
The present alone can be lived:
Do not seek to borrow from yesterday’s joy,
Nor entrust your happiness to tomorrow’s hands.

Text

"Jadikanku Seindah Wanita Solehah"

♥ lets exchange your link with me ♥

heartbeat

♥ my luvly followers (thanks yar u all) ♥


♥ kita bersama ♥

Daisypath Anniversary tickers

Sajak Hari Bapa


copy and paste entry


Selamat Hari Bapa Kepada Abah Wan….

tiap saat aku menghitung kerinduan terhadapmu…
hinggalah sekarang baru aku tersedar
ia sudah melimpah ruah….

kerana abah aku disini
kerana abah aku gembira
kerana abah kuterasa bahagia…
abah oh abah

abah…
semenjak kecil aku dibesarkan bagai menatang minyak yang penuh
semenjak kecil aku dimanjakan dengan belaian gurauanmu yang indah
semenjak kecil aku diberi penghargaan umpama seorang raja
abah…
ketika aku mengalah…
engkau semangatku
ketika aku sakit…
engkau penawarku
ketika aku bersedih…
kau air mataku
ketika aku ketawa
engkau riangku
dan ketika engkau berduka?
aku harap akulah penawar duka laramu
selamat hari bapa kepada abah wan…

Syazwan
June 2007


*********************


A Dad

A Dad is a person
who is loving and kind,
And often he knows
what you have on your mind.
He's someone who listens,
suggests, and defends.
A dad can be one
of your very best friends!
He's proud of your triumphs,
but when things go wrong,
A dad can be patient
and helpful and strong
In all that you do,
a dad's love plays a part.
There's always a place for him
deep in your heart.
And each year that passes,
you're even more glad,
More grateful and proud
just to call him your dad!
Thank you, Dad...
for listening and caring,
for giving and sharing,
but, especially, for just being you!

Nur 87
Jan 07


*********************


Ayahanda Tercinta

Ketika kejauhan
masihku hangat kasihmu ayah
betapaku rindukan redup wajahmu
hadir menemaniku

Terbayang ketenangan
yang selalu kau pemerkan
bagaikan tiada keresahan

Walau hatimu sering terluka
tika diriku terlanjur kata
tak pernah sekali kau tinggalkan
diriku sendirian

Ketikaku dalam kedukaan
kau mendakap penuh pengertian
disaat diriku kehampaan
kau setia mengajarku
erti kekuatan

Terpancar kebanggaan
dalam senyummu
melihatku berjaya
bilaku kegagalan
tak kau biarkan
aku terus kecewa
dengan kata azimat
engkau nyalakan semangat
restu dan doa kau iringkan

Tak dapatku bayangkan
hidupku ayah
tanpa engkau disisi
semua kasih sayang
yang kau curahkan
tersemat dihati.....

ya..pergorbanan ayah tercinta tidak dapat digambarkan..betapa besarnya pengorbanan ayah..tanpa ayah tiada ana di dunia..

airmata mengalir lagi..tak dapat dibendung...

ayah...
adik terlalu merinduimu..bilakah kita dapat bersua..

ayah...
adik sayangkan ayah..Kenapa kita dipisahkan??
Kenapa kita tak dapat bersama seperti mereka2 yang lain..terlalu dalam kerinduan ini pada mu ayah...

ayah...
diri ini ingin mengucup pipimu..mengucup dahimu...
diri ini bersama meluangkan masa denganmu..
tapi...
apakan daya...jarak memisahkan kita..

ayah...
ketahuilah diri ini terlalu merindui diri mu..rindukan belaianmu..kasih sayangmu
setiap malam diri ini berdoa agar dapat bertemu denganmu..

ayah..adik menyanyangi mu!!

abid 19
Jun 2007


*********************


Ayah

Pagi ini suluh mentari menghantar pulang
Jejak sepatuku masih ada debu kota meminggir
Diasak embun desa termanggu di halaman
Seratus langkahku menghampiri anak tangga usang
Rumah papan atap rumbia menyentak perantau
Sepi di beranda...

Kuatur langkahku sebak
Syahdu dan gementar
Ada tangisan di wajah
Menyentuh kenangan di gerbang pintu
Ayah selalu berkisah
Kuakan pintu itu ada nasihat
Masih basah keringat
Memantul warna senja kepulanganmu
Tanpa sungutan

Cepat benar masa berlalu
Waktu ayah menyambutku pulang
Usiamu diterjah putih kelabu
Ada perit getir di wajahmu
Kedut yang membungkus wajahmu
Mengasak kudrat ke telapak kesat tanganmu
Sering dahulu memeluk kami sebelum ke sekolah
Menghantar seribu luka di tumitmu
Dulunya menguak rahsia jalan
Aku menyambut memapah tubuh gementarmu
Kulihat dengan genang air mata
Sejuk dahiku kau kucup penuh restu

Sepohon pokok rendang tua
Ayah duduk memerhatikanku yang sudah dewasa
Membawaku ke sisi dan bercerita lagi kepadaku
Tentang kerinduan yang pernah ada dalam rumah
Tentang kasihan ibu kepada kami
Kata ayah “ibumu selalu sabar
Memahat senyuman pada dedaun padi
Yang menjadi alas kehidupan”

Ayah,
Seperti ibu yang selalu menangis gementar
Memanjat harapan ke hadirat-Nya
Anak-anakmu juga tidak dapat membezakan
Di antara turun hujan dan air matamu
Waktu ayah menghambakan hayat
Menyuah seluruh nafasmu ke bendang
Antara tergesa-gesa dan mengah
Dalam cahaya senja

Ayah,
Anak-anakmu yang sudah dewasa ini
Sesal dan terharu
Bagai kehilangan kuasa lidah
Sekalipun untuk mahu memohon maaf
Atau....
Berbicara tentang cinta dan kasih sayangmu
Yang waktu kecil kami dahulu
Selalu juga gagal ...
.....Gagal kami temui dalam setiap dakapan
.....Gagal kami hayati dalam setiap bilah rotanmu
.....Gagal kami dengar dalam setiap doamu
Hanya pelukan yang dapat kami bahasakan
Mengharapkan naluri ayah
bertemu bisik hati kami
Betapa kami....
tidak mampu pun suarakan
saat kami menyusun jari di pangkuan mu
dalam tangisan

Ayah,
Terima kasih kerana airmata mu
Tidak pernah gagal prihatin untuk kami
Terima kasih kerana ingatanmu di hujung rotan
Tidak pernah gagal mengasihani kami
Terima kasih kasih sayangmu yang takjub
Tidak pernah gagal mengingatkan kami dalam hati mu
Terima kasih atas segala susah payah
Tidak pernah gagal memanjatkan doa

Doa ibu membawa ke syurga
Doa ayah jalan ke syurga

Little Mike
Jun 2007


*********************


Sentuhanmu

Album : Damba Kasih
Munsyid : In-Team

Terpanar aku pada sentuhan keramatmu
Mengheret aku mentafsir memori silammu
Dulu ku ragu apa terbungkam dibenakmu
Kini ku tahu apa yang terbuku di hatimu

Surut dedarku pada usapan manteramu
Tunduk ungkalku pada ketegasan dirimu
Terpasak semangat pada keyakinan tekadmu
Keakuranku pada tunjuk dan titah arahanmu

C/O
Oh ayah,
Tak pernah ku tanya
Kemana tumpahnya keringatmu
Oh ayah,
Tak pernah ku hitung
Berapa banyak kerutan di dahimu
Yang ku pinta hanyalah kemahuan hatiku
Yang sedaya ayah laksanakan

Kau pendorong bukanlah pendesak
apalagi memaksa diriku
Aku terlorong bukan terdesak
apalagi rasa terdera

Tak terkuis dugaan menduga
Apalagi takdir yang menerpa
Aku mengharap bukan menolak
Apalagi cuba melupa

Lestari kasihmu tanpa batasan
Sempadan waktu yang memisahkan
Abadi hingga ke hujung usia akhiran masa
Sentuhanmu amat bermakna..

Melodi: Abai Os (Hijjaz Records)
Senikata: ITO Lara (Gurindam Entertainment)
Hakcipta : Hijjaz Records Sdn. Bhd.

0 comment received:

nuff

My Best Day

Daisypath Graduation tickers

We are Together

Daisypath Friendship tickers
Daisypath Friendship tickers
We met it was Luck! We talked it was CHANCE! We became friends it was DESTINY! We are still friends it is FAITH! We will always be friends its a PROMISE!

PERHATIAN

Ini adalah laman web peribadi. Semua kandungan adalah benar-benar kepunyaan pemilik kecuali dinyatakan sumbernya. Mana-mana idea-idea dan isu-isu adalah berdasarkan kepada pandangan peribadi pemilik. Terima Kasih